Kabar Mojokerto - Kondisi Jalan Raya Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, semakin memprihatinkan. Jalan jalur arteri nasional kini dipenuhi lubang-lubang menganga yang tak hanya mengancam kenyamanan, tetapi juga keselamatan para pengguna jalan.
Sejumlah kecelakaan pun dilaporkan telah terjadi akibat kerusakan parah ini, namun hingga kini perbaikan yang optimal belum juga dilakukan.
Pantauan Kabarmojokerto.id di lokasi pada Jumat (24/1/2025) menunjukkan kerusakan paling parah terdapat di sisi timur simpang tiga Pasinan, dengan panjang jalan berlubang sekitar 80 meter.
Baca Juga: Lapor Pak! Jalan Antar Desa di Mojokerto Rusak Parah dan Berdebu, Terakhir Diperbaiki 10 Tahun Lalu
Para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, terpaksa berhati-hati dan menghindari lubang yang berukuran bervariasi, mulai dari 5 hingga 30 sentimeter dengan kedalaman mencapai 10 sentimeter.
Imam Muhtadi (30), seorang warga setempat, mengungkapkan keprihatinannya. Menurutnya, lubang-lubang tersebut mulai muncul sejak awal Januari 2025, dan sudah dua kali ditambal. Namun, usaha tambal sulam tersebut terbukti tidak efektif karena kerusakan malah semakin parah.
"Awalnya tidak dalam, tapi setelah ditambal malah tambah dalam lagi. Sudah dua kali ditambal, rusak lagi," ungkap Imam, yang berharap pemerintah segera turun tangan sebelum ada korban jiwa lebih banyak.
Lebih lanjut, Imam menceritakan, jalan berlubang tersebut pernah menyebabkan kecelakaan. Seorang pengendara sepeda motor mengalami luka-luka setelah berusaha menghindari lubang namun kehilangan kendali.
"Pernah satu kali kecelakaan, mau menghindari lubang tapi oleng dan nggak bisa kontrol boncengan, cuma luka biasa," jelasnya.
Baca Juga: Jalan Penghubung Antar Desa di Mojoanyar Mojokerto Rusak Parah, Kondisinya Mirip Makadam
Warga sekitar dan pengendara berharap tindakan cepat dari pihak berwenang agar jalan tersebut segera diperbaiki dan tidak ada lagi korban.
"Kami berharap segera ada perbaikan. Jangan sampai ada korban jiwa," tegas Imam.
Jalan Raya Jabon, sebagai jalur vital yang menghubungkan berbagai wilayah, seharusnya mendapat perhatian serius.
Pertanyaan besar muncul, mengapa kerusakan parah ini dibiarkan berlarut-larut tanpa solusi jangka panjang? Tindakan pemerintah yang tegas dan cepat sangat diperlukan untuk mencegah jatuhnya korban lebih banyak lagi di jalan yang rusak ini.